Senin, 28 Februari 2022

Haul KH. Ali Said Munajat dan JATMAN

 


Bismillah, alhamdulillah rangkaian acara haul ke 10 Mbah Yai Said Munajat berjalan dengan lancar, Sabtu 19 Pebruari 2022.

1. Sabtu pagi : Khataman Alquran  di Masjid AL-ISYROQ Songoyudan dan beberapa Musholla terdekat, dilanjutkan acara JATMAN Mojokerto.

2. Sabtu siang : Temu alumni di halaman Masjid AL-ISYROQ Songoyudan, acara diawali dengan Ziarah ke Makam Mbah Yai Said Munajat dan Nyai Hj. Khodijah Rohimah. Dan, diakhiri dengan ramah tamah.

Kamis, 27 Januari 2022

Sayyidi Syekh Muhammad Alfa Hasyim

 

Sayyidi Syekh Muhammad Alfa Hasyim

(Ulama Tijaniyah dan Mufti Madinah al-Munawwarah)

Oleh : Ahmad Shohibul Muttaqin

 

Pakar Hadits dari Maroko Sayyidi Syekh Muhammad al-Hajjuji menulis biografi Syekh Muhammad Alfa Hasyim (W. 11 Dzulqo’dah 1349 H) dalam bukunya yang berjudul “Fathul Maliki al-Allam” halaman 457-470. Diantara ulama dalam Tarekat Tijaniyah adalah Sayyidi Muhammad Alfa Hasyim.

Beliau adalah orang yang sangat alim, Wali yang shaleh, pakar Hadits yang Sufi dan ahli dibidang Ushul Fiqih. Nasabnya bersambung kepada Sahabat Nabi Sayyidina Uqbah bin Amir dan bertemu kepada kakek Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam Murroh bin Ka’ab. Kemudian beliau berasal dari daerah Futi lalu menetap di Madinah al-Munawwarah.

Dalam ranah keilmuan  beliau menguasai berbagai bidang, seperti Hadits, Fiqih, Ushul, Nahwu, Lughat, Tashrif, Tasawwuf, Ma'ani, Bayan, Badi' dan yang paling dikuasai adalah ranah ilmu Hadits.

Dahulu, di kota Madinah al-Munawwarah terdapat rumah yang diwaqafkan untuk orang yang paling alim disana. Kemudian, diadakanlah ujian bagi seluruh ulama Madinah, dan dinyatakan bahwa Sayyidi Syekh Alfa Hasyim orang paling berhak mendapatkan rumah tersebut, sebab beliaulah orang yang paling alim di Madinah saat itu dan menjadi Mufti empat madzhab di al-Haromain.

Pakar Hadits dari Mesir Syekh Muhammad al-Hafidz bin Abdul Lathif berkata: “Sungguh Syekh Alfa Hasyim memiliki kebiasaan setiap pulang shalat Isya’ dari Masjid Nabawi, beliau tidak tidur di malam hari, sebab beliau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang kepadanya. Sedangkan pada siang hari beliau mengajar dan berfatwa di Masjid Nabawi. Kebiasaan ini berlangsung lebih kurang 25 tahun”.

Adapun dalam karya ilmiah, beliau memiliki delapan puluh dua (82) karya tulis dari pelbagai disiplin keilmuan. Beliau juga memiliki banyak karya berupa puisi (syair) sebagai bentuk sanjungan kepada Sayyidina Rasulullah, juga kepada Sayyidi Syekh Ahmad bin Muhammad At-Tijani.

Dalam mata rantai sanad Tarekat Tijaniyah, Sayyidi Syekh Alfa Hasyim adalah ulama yang menjadi rujukan utama, sebab beliau adalah guru dari Sayyidi Syekh Ali Thayyib penyebar pertama Tarekat Tijaniyah di Indonesia.

Diakhir tulisan ini, alhamdulilah tahaddust bi ni’mah penulis juga bersambung sanad Hadits Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Ad-Darimi kepada beliau, yaitu dari Syekh Naji bin Baqir Sudan dari Syekh al-Musnid Musaid bin Basyir al-Husaini dari Syekh al-Allamah Umar bin Utsman bin Yusuf al-Utsmani dari Sayyidi Syekh Muhammad Alfa Hasyim (dengan sanadnya sampai Rasulullah shallahu alaihi wa sallam).

Kamis, 23 Desember 2021

Kesadaran Kesehatan menurut Imam As-Syafii

 

Kesadaran Kesehatan menurut Imam As-Syafii

As-Syekh al-Imam Muhammad bin Idris atau yang lebih dikenal Imam As-Syafii merupakan pendiri Madzhab Fiqih As-Syafii. Disamping beliau ahli dalam bidang Hadits karena hafal kitab Al-Muwattho’ karya gurunya Imam Malik bin Anas, beliau juga piawai dalam sastra dan pengobatan.

Dalam hal ini, Dr. Abdul Hakim al-Anis menyampaikan risalahnya tentang “Kesadaran Kesehatan menurut Imam As-Syafii”. Silakan klik linkini untuk mengunduh.

Senin, 18 Oktober 2021

Maulid Nabi, Nikmat Tertinggi

Pondok Pesantren Al-Ittihad Demak, Jawa Tengah mengadakan acara Maulid Nabi berbarengan haul KH Abdus Salam dan KH Fauzi Noor ke-23, Sabtu 16 Oktober 2021. Berbagai agenda berlangsung di pesantren yang berada di kota wali, tepatnya di Desa Jungpasir, Wedung, Demak tersebut. Mulai hari Kamis hingga Sabtu, dari khataman al-Qur'an bil ghaib se-desa, temu alumni, khitanan massal, wisuda TPQ dan bahsu masail.  

Turut hadir pada acara ini para alumni dari berbagai kota, seperti Bandung, Bogor, Cilacap, Demak, Jepara, Jakarta, Kudus, Klaten, Mojokerto, Pemalang, dan lainnya. Kegiatan ini pun menyita perhatian dari berbagai kalangan bukan hanya masyarakat desa setempat, melainkan dari berbagai kota. Terbukti, ribuan warga membanjiri Makam KH. Fauzi Noor walaupun terik matahari menyengat ba'da Dzuhur. Tampilan grup rebana Al-Huda dari Jepara yang dibina Habib Muhsin juga mengobarkan semangat bersholawat para hadirin.

Pada puncak acara, Habib Abbas al-Haddad dari Pekalongan Jateng menyampaikan pentingnya mensyukuri nikmat Allah ta'ala, sebagaimana kata Syekh al-Qadli Iyadh dalam kitabnya As-Syifa, nikmat terbesar untuk kita adalah lahirnya Nabi Muhammad.

Demikianlah acara maulid Nabi dan haul sang guru yang masyhur dengan sebutan kitab berjalan di masa hidup KH Fauzi Noor juga diamanahi sebagai mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Demak tersebut.   

 

Ahmad Shohibul Muttaqin

(Alumni Ponpes Al-Ittihad 2006)


Selasa, 21 September 2021

Kitab Sanad dan Ijazah

Judul              : الأزهار البهيجة في الأسانيد والإجازة

Penulis           : Ahmad Shohibul Muttaqin

Penerbit         : Ponpes Darus Salam 

Tahun             : September  2021

Tebal              : 72 Halaman

Cetakan         : Pertama

 

Ulama Maroko Dr. Adnan Zuhar menukil perkataan Sayyidi Syekh al-Qadli Ahmad Sukairij al-Khazraji:

"التأليف ولد لروح مؤلفه ، والولد سر أبيه"

Artinya: Karya tulis adalah 'anak' dari ruhnya penulis, sedangkan seorang anak merupakan rahasia orang tuanya.

Buku ini berisi sanad dan ijazah dari para Guru beliau, sejak belajar ilmu syariat di tempat kelahirannya desa Jungpasir Demak Jateng hingga perjalanan mencari ilmu di negeri Matahari terbenam. Semoga buku ini bermanfaat bagi para pencari ilmu, khususnya para santri di Ponpes Darus Salam Songoyudan Sawahan Mojosari Mojokerto Jawa Timur.


Kamis, 09 September 2021

Peristiwa di Bulan Safar


 Peristiwa di Bulan Safar

Safar adalah bulan kedua dalam kalender hijriyah. Dalam hal ini, Sayyidi Habib Abu Bakar al-Adni dalam kitabnya Mandzumah Syarh al-Atsar fi ma Warada ‘an Syahri Safar, menyebutkan beberapa peristiwa yang dilakukan Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam di bulan ini untuk menolak anggapan negatif orang-orang pada masa jahiliah. Di antara peristiwa tersebut yaitu:

1. Pernikahan Rasulullah dengan Khadijah

مُبْتَدِئًا زَوَاجَهُ مِنْ أُمِّنَا ** خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى بِأَيَّامِ صَفَرْ

“Dimulai pernikahan dengan Ummul Mu’minin Sayyidah Khadijah al-Kubra di hari Safar”.

 

2. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam menikahkan Sayyidah Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib pada bulan ini

وَزَوَّجَ الزَّهْرَاءَ فِيْهِ فَرِحًا ** بِحَيدَرِ الكرَّارِ في يومٍ أَغَرْ

“Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam menikahkan az-Zahra (Sayidah Fatimah) di bulan Safar dengan senang…”

 

3. Hijrahnya Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dari Makkah ke Madinah di bulan Safar.

وَهِجْرَةُ الرَّسُوْلِ فِيْمَا ذَكَرُوا ** بِآخِرِ الْأَيَّامِ فِي غَارِ الْحَجَرْ

Sebagaimana para ulama sebutkan hijrahnya Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam pada akhir bulan Safar di Goa al-Hajar.”

 

4. Perang pertama dalam Islam, yaitu perang Abwa

وَغَزْوَةُ الْأَبْوَاءِ فِيْهِ صَدَرَتْ ** كَأوَّلِ الغَزْوَاتِ ضِدَّ مَنْ كَفَرْ

“Perang Abwa di bulan Safar yang terjadi di permulaan.”

Demikianlah sebagian peristiwa yang terjadi di bulan Safar, untuk lebih detailnya silakan buka di kitab tersebut.

 

Shohib Muttaqin,

Ponpes Darus Salam Songoyudan

Mojokerto Jawa Timur.

Minggu, 15 Agustus 2021

Keutamaan Salawat Fatih

 اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِالْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَالْـخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْـحَقِّ ‍ بِالْـحَقِّ، وَالـْهَادِي إِلَى صِرَاطِك َالْمُسْتَقِيْمِ وَعَلى آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

“ Yaa Allah limpahkanlah rahmatMu kepada Nabi Muhammad yang telah membukakan sesuatu yang tertutup, yang menjadi penutup para Nabi dan Rasul yang terdahulu, yang membela agama Allah ta’ala sesuai dengan petunjukNya dan yang memberi petunjuk kepada jalan agamaMu. Semoga rahmatMu dilimpahkan kepada keluarganya yaitu rahmat yang sesuai dengan kepangkatan Nabi Muhammad ”.

 

 A. SALAWAT DI ALQURAN

إنَّ اللهَ وملائكته يصلُّونَ على النبيِّ، يا أيّها الذين آمنوا صلُّوا عليه وسلِّموا تسليما (الأحزاب: 56)

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-MalaikatNya bersalawat untuk Nabi (Muhammad). Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. Al-Ahzab: 56).

 

B. SALAWAT DI HADITS

عن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما أنه سمع رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول: من صلّى عليَّ صلاةً، صلّى الله عليه بها عشرًا (رواه مسلم).

 

Dari sahabat Abdullah bin Amr bin al-Ash radiyallah anhuma bahwa Ia mendengar Rasulullah  bersabda: “Siapa saja yang bersalawat kepadaku satu kali, maka Allah bersalawat kepadanya sepuluh kali”. (HR. Imam Muslim).

 

عن ابن مسعود رضي الله عنه أنّ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم قال: أولى الناس بي يومَ القيامة أكثرهم عليَّ صلاةً (رواه الترمذي).

 

Dari sahabat Ibnu Mas’ud radiyallah anhu bahwa Rasulullah  bersabda: “Paling utamanya manusia disisiku pada hari Kiamat adalah orang yang paling banyak membaca salawat kepadaku” (HR. Imam Tirmidzi).

Lalu, bagaimana keutamaan Salawat Fatih ? Silakan klik link ini Keutamaan Salawat Fatih.